All About Cloud Computing

MAKALAH Cloud Computing

i. Pendahuluan
Majunya teknologi yang sangat pesat, membuat teknologi komputasi pun ikut kena pengaruhnya. Sekarang banyak orang yang menginginkan sesuatu secara cepat, instan dan mudah didapat. Saat ini pun hampir beberapa kebutuhan yang kita perlukan bisa didapat dengan mencari di internet, dan tentu saja mungkin beberapa tahun kedepan semua proses akan terkomputasi lewat internet.
Di dalam bisnis IT, banyak teknologi yang berkembang salah satunya adalah hosting, cloud storage, dll. Hal ini merupakan salah satu contoh tren yang sedang naik daun, yaitu Cloud Computing. Dengan teknologi ini, semua orang bisa mendapatkan apa yang dia inginkan dengan mudah. Contohnya seperti penyimpanan cloud yang dimiliki oleh Microsoft yaitu OpenDrive, atau Apple yaitu iCloud. Kedua teknologi ini membuat seseorang bisa dengan mudah menyimpan file, foto, video dan data apapun dengan mudah.

ii. Isi
1. Definisi
Cloud Computing, atau dalam bahasa Indonesia Komputasi Awan, merupakan gabungan pemanfaatan teknologi komputer (‘komputasi’) dan pengembangan berbasis Internet (‘awan’). Cloud Computing adalah layanan teknologi informasi yang bisa diakses oleh pelanggannya melalui jaringan internet, mekanisme yang memungkinkan user menyewa sumber daya teknologi informasi seperti software, infrastruktur, storage, dan lain-lain melalui internet serta memanfaatkanya sesuai dengan kebutuhan.
Manfaat cloud computing dengan konsep seperti ini adalah makin banyak orang yang bisa memiliki akses dan memanfaatkan sember daya tersebut tanpa harus melakukan investasi besar-besaran. Apalagi dengan kondisi ekonomi yang seperti sekarang, setiap organisasi akan berfikir ulang untuk berinvestasi tambahan dalam bidang IT. Terlebih hanya untuk mendapatkan layanan yang mungkin akan di perlukan sewaktu-waktu saja.
Menurut sebuah makalah tahun 2008 yang dipublikasi IEEE Internet Computing “Cloud Computing adalah suatu paradigma di mana informasi secara permanen tersimpan di server di internet dan tersimpan secara sementara di komputer pengguna (client) termasuk di dalamnya adalah desktop, komputer tablet, notebook, komputer tembok, handheld, sensor-sensor, monitor dan lain-lain.”

Cloud Computing

Cloud Computing

2. Sejarah Cloud Computing
Ide awal dari cloud computing dimulai sejak tahun 1960-an, saat john McCarthy, yang merupakan pakar komputasi MIT yang dikenal juga sebagai salah satu pionir intelejensia buatan, menyampaikan visi bahwa suatu hari nanti cloud computing atau komputasi akan menjadi infrastuktur publik seperti halnya telepon dan listrik, namun pada tahun 1995 seorang Oracle yang bernama Larry Ellison, memunculkan ide “Network Computing” sebagai kampanye untuk menggugat dominasi Microsoft yang saat itu sudah merajai dekstop computingdengan windows 95 nya.
Larry Ellipson menawarkan ide bahwa sebetulnya pengguna tidak membutuhkan berbagai software mulai dari sistem operasi sampai sofware lainny yang di instal kedalam PC dekstop mereka, PC dekstop bisa digantikan oleh sebuah terminal yang langsung tersambung dengan sebuah server yang meyediakan environment yang berisi berbagai kebutuhan software yang siap di akses oleh pengguna.
Ide Network Computing ini sempat memanas dengan muncuknya beberapa pabrikan sperti Sun Microsystem dan Novel Netware yang menawarkan network computing clien sebagai pengganti dekstop. Namun Gerungan network computing lenyap dengan sendirinya karena masalah jaringan pada saat itu belum memadai sehingga akses network komputing sangat lambat.
Selanjutnya komputasi awan bergulir sperti bola salju yang menyapu dunia teknologi , dumulai tahun 2005 mulai muncul inisiatif yang didorong oleh nama-nama besar seperti amazon.com yang meluncurkan Amazon EC2, Google dengan App Angine nya , tak ketinggalan raksasa biru IBM meluncurkan Blue Cloud Initiative, dan lain-lain. Semua inisiatif ini masih terus bergerak dan mencari bentuk terbaiknya, baik dari sisi praktik atau dari sisi akademis, akhirnya seperti yang kita saksikan sekarang seluruh nama-nama besar terlibat dalam peperangan cloud computing ini.

3. Karakteristik Cloud Computing

  • On-Demand Self-Services
    Merupakan sebuah layanan cloud computing yang harus dapat dimanfaatkan oleh para pengguna melalui beberapa mekanisme swalayan dan dapat langsung tersedia pada saat dibutuhkan oleh para pengguna.
  • Broad Network Access
    Merupakan sebuah layanan cloud computing harus bisa diakses dari kapan saja, dimana saja, dengan software apa pun, yang terpenting kita terhubung ke jaringan internet. misal : Handphone, tablet.
  • Resource Pooling
    Merupakan sebuah layanan cloud computing yang harus tersedia secara terpusat dan bisa membagi sumber daya secara cepat dan efisien.
  • Rapid Elasticity
    Merupakan sebuah layanan cloud computing yang harus dapat menaikan dan menurunkan kapasitas sesuai dengan kebutuhan server dan pengguna.
  • Measured Service
    Merupakan sebuah layanan cloud computing yang harus disediakan secara terukur dan teratur, karena ini akan dilakukan dalam proses pembayaran.

4. Layanan Cloud Computing

  • Infrastructure as a Service (IaaS)
    Infrastructure as a Service adalah layanan komputasi awan yang menyediakan infrastruktur IT berupa CPU, RAM, storage, bandwith dan konfigurasi lain. Komponen-komponen tersebut digunakan untuk membangun komputer virtual. Komputer virtual dapat diinstal sistem operasi dan aplikasi sesuai kebutuhan. Keuntungan layanan IaaS ini adalah tidak perlu membeli komputer fisik sehingga lebih menghemat biaya. Konfigurasi komputer virtual juga bisa diubah sesuai kebutuhan. Misalkan saat storage hampir penuh, storage bisa ditambah dengan segera. Perusahaan yang menyediakan IaaS adalah Amazon EC2, TelkomCloud dan BizNetCloud.
  • Platform as a Service (PaaS)
    Platform as a Service adalah layanan yang menyediakan computing platform. Biasanya sudah terdapat sistem operasi, database, web server dan framework aplikasi agar dapat menjalankan aplikasi yang telah dibuat. Perusahaan yang menyediakan layanan tersebutlah yang bertanggung jawab dalam pemeliharaan computing platform ini. Keuntungan layanan PaaS ini bagi pengembang adalah mereka bisa fokus pada aplikasi yang mereka buat tanpa memikirkan tentang pemeliharaan dari computing platform. Contoh penyedia layanan PaaS adalah Amazon Web Service dan Windows Azure.
  • Software as a Service (SaaS)
    Software as a Service adalah layanan komputasi awan dimana kita bisa langsung menggunakan aplikasi yang telah disediakan. Penyedia layanan mengelola infrastruktur dan platform yang menjalankan aplikasi tersebut. Contoh layanan aplikasi email yaitu gmail, yahoo dan outlook sedangkan contoh aplikasi media sosial adalah twitter, facebook dan google+. Keuntungan dari layanan ini adalah pengguna tidak perlu membeli lisensi untuk mengakses aplikasi tersebut. Pengguna hanya membutuhkan perangkat klien komputasi awan yang terhubung ke internet. Ada juga aplikasi yang mengharuskan pengguna untuk berlangganan agar bisa mengakses aplikasi yaitu Office 365 dan Adobe Creative Cloud.

5. Kelebihan dan Kekurangan Cloud Computing

Kelebihan Cloud Computing:
1. Menghemat biaya dan ruang infratructure pembelian sumber daya komputer
2. Bisa mengakses file dimana saja dan kapan saja
3. Bisa menghemat waktu pada perusahaan sehingga bisa langsung fokus pada perkembangan infrastructure
4. Dapat dengan mudah di monitoring dari satu server
5. Operasional dan manajemen lebih mudah dan sederhana
6. Menghemat biaya operasional pada sistem informasi yang dibangun
7. Kolaborasi yang terpercaya

Kekurangan Cloud Computing:
1. Komputer akan menjadi lemot atau lambat atau tidak bisa dipakai sama sekali bila internet putus
2. Komputer akan menjadi lambat kinerjanya jika koneksi internet kita juga lambat
3. Komputer akan menjadi sangat lambat karena diakses oleh banyak pengguna sehingga server akan menerima banyak sekali permintaan
4. Jika tidak mempunyai backup yang handal maka hal terburuk ini akan timbul karena semua data berada di satu server pada cloud computing

iii. Kesimpulan
Sebenarnya dengan menggunakan fasilitas cloud computing maka keuntungan besar akan anda dapatkan, karena cloud computing bekerja di server. Dengan Cloud Computing, maka tiap orang bisa mengakses sistem dimana saja dan kapan saja, dengan modal perangkat dan koneksi internet. Dengan teknologi ini pula biaya bisa ditekan menjadi lebih murah, dan instalasi tidak ribet. Akan tetapi, untuk mengelola teknologi ini dibutuhkan orang yang benar-benar mengerti mengenai sistem jaringan, sistem operasi, dan security.

Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/Komputasi_awan
– http://www.it-newbie.com/2014/08/pengertian-dan-fungsi-teknologi-cloud.html
– http://www.pintarkomputer.org/2015/05/Pengertian-cloud-computing-komputer-awan.html
– http://cloudindonesia.com/cloud-computing-dan-contoh-penerapan-dalam-perusahaan/