All About Cloud Computing

MAKALAH Cloud Computing

i. Pendahuluan
Majunya teknologi yang sangat pesat, membuat teknologi komputasi pun ikut kena pengaruhnya. Sekarang banyak orang yang menginginkan sesuatu secara cepat, instan dan mudah didapat. Saat ini pun hampir beberapa kebutuhan yang kita perlukan bisa didapat dengan mencari di internet, dan tentu saja mungkin beberapa tahun kedepan semua proses akan terkomputasi lewat internet.
Di dalam bisnis IT, banyak teknologi yang berkembang salah satunya adalah hosting, cloud storage, dll. Hal ini merupakan salah satu contoh tren yang sedang naik daun, yaitu Cloud Computing. Dengan teknologi ini, semua orang bisa mendapatkan apa yang dia inginkan dengan mudah. Contohnya seperti penyimpanan cloud yang dimiliki oleh Microsoft yaitu OpenDrive, atau Apple yaitu iCloud. Kedua teknologi ini membuat seseorang bisa dengan mudah menyimpan file, foto, video dan data apapun dengan mudah.

ii. Isi
1. Definisi
Cloud Computing, atau dalam bahasa Indonesia Komputasi Awan, merupakan gabungan pemanfaatan teknologi komputer (‘komputasi’) dan pengembangan berbasis Internet (‘awan’). Cloud Computing adalah layanan teknologi informasi yang bisa diakses oleh pelanggannya melalui jaringan internet, mekanisme yang memungkinkan user menyewa sumber daya teknologi informasi seperti software, infrastruktur, storage, dan lain-lain melalui internet serta memanfaatkanya sesuai dengan kebutuhan.
Manfaat cloud computing dengan konsep seperti ini adalah makin banyak orang yang bisa memiliki akses dan memanfaatkan sember daya tersebut tanpa harus melakukan investasi besar-besaran. Apalagi dengan kondisi ekonomi yang seperti sekarang, setiap organisasi akan berfikir ulang untuk berinvestasi tambahan dalam bidang IT. Terlebih hanya untuk mendapatkan layanan yang mungkin akan di perlukan sewaktu-waktu saja.
Menurut sebuah makalah tahun 2008 yang dipublikasi IEEE Internet Computing “Cloud Computing adalah suatu paradigma di mana informasi secara permanen tersimpan di server di internet dan tersimpan secara sementara di komputer pengguna (client) termasuk di dalamnya adalah desktop, komputer tablet, notebook, komputer tembok, handheld, sensor-sensor, monitor dan lain-lain.”

Cloud Computing

Cloud Computing

2. Sejarah Cloud Computing
Ide awal dari cloud computing dimulai sejak tahun 1960-an, saat john McCarthy, yang merupakan pakar komputasi MIT yang dikenal juga sebagai salah satu pionir intelejensia buatan, menyampaikan visi bahwa suatu hari nanti cloud computing atau komputasi akan menjadi infrastuktur publik seperti halnya telepon dan listrik, namun pada tahun 1995 seorang Oracle yang bernama Larry Ellison, memunculkan ide “Network Computing” sebagai kampanye untuk menggugat dominasi Microsoft yang saat itu sudah merajai dekstop computingdengan windows 95 nya.
Larry Ellipson menawarkan ide bahwa sebetulnya pengguna tidak membutuhkan berbagai software mulai dari sistem operasi sampai sofware lainny yang di instal kedalam PC dekstop mereka, PC dekstop bisa digantikan oleh sebuah terminal yang langsung tersambung dengan sebuah server yang meyediakan environment yang berisi berbagai kebutuhan software yang siap di akses oleh pengguna.
Ide Network Computing ini sempat memanas dengan muncuknya beberapa pabrikan sperti Sun Microsystem dan Novel Netware yang menawarkan network computing clien sebagai pengganti dekstop. Namun Gerungan network computing lenyap dengan sendirinya karena masalah jaringan pada saat itu belum memadai sehingga akses network komputing sangat lambat.
Selanjutnya komputasi awan bergulir sperti bola salju yang menyapu dunia teknologi , dumulai tahun 2005 mulai muncul inisiatif yang didorong oleh nama-nama besar seperti amazon.com yang meluncurkan Amazon EC2, Google dengan App Angine nya , tak ketinggalan raksasa biru IBM meluncurkan Blue Cloud Initiative, dan lain-lain. Semua inisiatif ini masih terus bergerak dan mencari bentuk terbaiknya, baik dari sisi praktik atau dari sisi akademis, akhirnya seperti yang kita saksikan sekarang seluruh nama-nama besar terlibat dalam peperangan cloud computing ini.

3. Karakteristik Cloud Computing

  • On-Demand Self-Services
    Merupakan sebuah layanan cloud computing yang harus dapat dimanfaatkan oleh para pengguna melalui beberapa mekanisme swalayan dan dapat langsung tersedia pada saat dibutuhkan oleh para pengguna.
  • Broad Network Access
    Merupakan sebuah layanan cloud computing harus bisa diakses dari kapan saja, dimana saja, dengan software apa pun, yang terpenting kita terhubung ke jaringan internet. misal : Handphone, tablet.
  • Resource Pooling
    Merupakan sebuah layanan cloud computing yang harus tersedia secara terpusat dan bisa membagi sumber daya secara cepat dan efisien.
  • Rapid Elasticity
    Merupakan sebuah layanan cloud computing yang harus dapat menaikan dan menurunkan kapasitas sesuai dengan kebutuhan server dan pengguna.
  • Measured Service
    Merupakan sebuah layanan cloud computing yang harus disediakan secara terukur dan teratur, karena ini akan dilakukan dalam proses pembayaran.

4. Layanan Cloud Computing

  • Infrastructure as a Service (IaaS)
    Infrastructure as a Service adalah layanan komputasi awan yang menyediakan infrastruktur IT berupa CPU, RAM, storage, bandwith dan konfigurasi lain. Komponen-komponen tersebut digunakan untuk membangun komputer virtual. Komputer virtual dapat diinstal sistem operasi dan aplikasi sesuai kebutuhan. Keuntungan layanan IaaS ini adalah tidak perlu membeli komputer fisik sehingga lebih menghemat biaya. Konfigurasi komputer virtual juga bisa diubah sesuai kebutuhan. Misalkan saat storage hampir penuh, storage bisa ditambah dengan segera. Perusahaan yang menyediakan IaaS adalah Amazon EC2, TelkomCloud dan BizNetCloud.
  • Platform as a Service (PaaS)
    Platform as a Service adalah layanan yang menyediakan computing platform. Biasanya sudah terdapat sistem operasi, database, web server dan framework aplikasi agar dapat menjalankan aplikasi yang telah dibuat. Perusahaan yang menyediakan layanan tersebutlah yang bertanggung jawab dalam pemeliharaan computing platform ini. Keuntungan layanan PaaS ini bagi pengembang adalah mereka bisa fokus pada aplikasi yang mereka buat tanpa memikirkan tentang pemeliharaan dari computing platform. Contoh penyedia layanan PaaS adalah Amazon Web Service dan Windows Azure.
  • Software as a Service (SaaS)
    Software as a Service adalah layanan komputasi awan dimana kita bisa langsung menggunakan aplikasi yang telah disediakan. Penyedia layanan mengelola infrastruktur dan platform yang menjalankan aplikasi tersebut. Contoh layanan aplikasi email yaitu gmail, yahoo dan outlook sedangkan contoh aplikasi media sosial adalah twitter, facebook dan google+. Keuntungan dari layanan ini adalah pengguna tidak perlu membeli lisensi untuk mengakses aplikasi tersebut. Pengguna hanya membutuhkan perangkat klien komputasi awan yang terhubung ke internet. Ada juga aplikasi yang mengharuskan pengguna untuk berlangganan agar bisa mengakses aplikasi yaitu Office 365 dan Adobe Creative Cloud.

5. Kelebihan dan Kekurangan Cloud Computing

Kelebihan Cloud Computing:
1. Menghemat biaya dan ruang infratructure pembelian sumber daya komputer
2. Bisa mengakses file dimana saja dan kapan saja
3. Bisa menghemat waktu pada perusahaan sehingga bisa langsung fokus pada perkembangan infrastructure
4. Dapat dengan mudah di monitoring dari satu server
5. Operasional dan manajemen lebih mudah dan sederhana
6. Menghemat biaya operasional pada sistem informasi yang dibangun
7. Kolaborasi yang terpercaya

Kekurangan Cloud Computing:
1. Komputer akan menjadi lemot atau lambat atau tidak bisa dipakai sama sekali bila internet putus
2. Komputer akan menjadi lambat kinerjanya jika koneksi internet kita juga lambat
3. Komputer akan menjadi sangat lambat karena diakses oleh banyak pengguna sehingga server akan menerima banyak sekali permintaan
4. Jika tidak mempunyai backup yang handal maka hal terburuk ini akan timbul karena semua data berada di satu server pada cloud computing

iii. Kesimpulan
Sebenarnya dengan menggunakan fasilitas cloud computing maka keuntungan besar akan anda dapatkan, karena cloud computing bekerja di server. Dengan Cloud Computing, maka tiap orang bisa mengakses sistem dimana saja dan kapan saja, dengan modal perangkat dan koneksi internet. Dengan teknologi ini pula biaya bisa ditekan menjadi lebih murah, dan instalasi tidak ribet. Akan tetapi, untuk mengelola teknologi ini dibutuhkan orang yang benar-benar mengerti mengenai sistem jaringan, sistem operasi, dan security.

Sumber :
- https://id.wikipedia.org/wiki/Komputasi_awan
http://www.it-newbie.com/2014/08/pengertian-dan-fungsi-teknologi-cloud.html
http://www.pintarkomputer.org/2015/05/Pengertian-cloud-computing-komputer-awan.html
http://cloudindonesia.com/cloud-computing-dan-contoh-penerapan-dalam-perusahaan/

Sejarah Komputasi Di Dunia

Penggunaan pertama dari kata “komputer” dicatat pada 1613, mengacu pada seseorang yang melakukan perhitungan, atau perhitungan, dan kata terus digunakan dalam pengertian itu sampai pertengahan abad ke-20. Dari akhir abad ke-19 dan seterusnya. Namun, kata mulai mengambil makna yang lebih akrab, menggambarkan sebuah mesin yang melakukan perhitungan.

Sejarah komputer modern dimulai dengan dua teknologi yang terpisah –perhitungan otomatis dan permrograman– tapi tidak ada satu perangkat yang dapat diidentifikasi sebagai komputer yang paling awal, sebagian karena penerapan yang tidak konsisten istilah tersebut. Contoh awal perangkat penghitung mekanis termasuk sempoa, slide aturan dan agrueable astrolabe dan mekanisme antikythera (yang berasal dari sekitar 150-100 SM). Pahlawan Iskandariyah (sekitar 10-70 AD) membangun sebuah teater mekanis yang digelar sebuah drama yang berlangsung 10 menit dan dioperasikan oleh sebuah sistem yang kompleks tali dan drum yang mungkin dianggap sebagai sarana untuk memutuskan bagian mana dari mekanisme yang dilakukan tindakan dan kapan. ini adalah inti dari kemampuan pemrograman.

Hampir semua komputer modern mengimplementasikan beberapa bentuk dari arsitektur program yang tersimpan, sehingga sifat tunggal dengan mana kata “komputer” sekarang didefinisikan. Sementara teknologi yang digunakan pada komputer telah berubah secara dramatis sejak pertama elektronik, komputer tujuan umum dari tahun 1940-an, kebanyakan masih menggunakan arsitektur von Neumann.

Komputer yang menggunakan tabung vakum sebagai elemen-elemen elektronik digunakan sepanjang tahun 1950-an, tapi tahun 1960 sebagian besar telah digantikan oleh mesin berbasis transistor, yang lebih kecil, lebih cepat, lebih murah untuk menghasilkan, diperlukan lebih sedikit daya, dan lebih dapat diandalkan. Komputer transistorised pertama telah didemonstrasikan di University of Manchester pada tahun 1953. Pada 1970-an, teknologi rangkaian terpadu dan penciptaan selanjutnya mikroprosesor, seperti Intel 4004, menurun lebih lanjut ukuran dan biaya dan semakin meningkatkan kecepatan dan kehandalan komputer. Pada akhir 1970-an, banyak produk seperti video recorder berisi komputer khusus yang disebut Microcontrollers, dan mereka mulai muncul sebagai pengganti mekanik peralatan kontrol di dalam negeri seperti mesin cuci. 1980-an menyaksikan rumah komputer dan sekarang komputer pribadi di mana-mana. Dengan evolusi internet, komputer pribadi menjadi yang biasa seperti televisi dan telepon dalam rumah tangga.

Smartphone modern sepenuhnya-programmable komputer dalam hak mereka sendiri, dan ketika tahun 2009 bisa jadi bentuk yang paling umum dari komputer tersebut ada.

Sumber : https://www.scribd.com/doc/24593215/SEJARAH-KOMPUTASI

Mari mengenal narkotika!


Apa itu narkoba?

Narkoba (narkotika dan obat-obatan berbahaya). Di Indonesia, narkoba memiliki nama lain NAPZA (Narkotika, Psikontropika dan Zat Adiktif).
Sebenarnya, narkoba merupakan jenis obat-obatan yang biasanya dipakai dokter untuk membius pasien saat akan dilakukan operasi atau obat-obatan yang digunakan untuk proses penyembuhan penyakit tertentu, akan tetapi beberapa kalangan menggunakan obat-obatan tersebut dengan tujuan yang tidak baik, sehingga menimbulkan efek bahwa obat-obatan yang digunakan untuk medis tersebut menjadi obat-obatan yang terlarang.

Sudah tahu jenis-jenis narkoba?
Narkoba ada banyak jenisnya, jadi bukan hanya yang seperti ganja, sabu-sabu dsb. Berikut ini adalah pengelompokkan narkoba berdasarkan efeknya :

  1. Halusinogen
    Pengguna narkoba jenis ini memiliki halusinasi yang kuat  pada saat melihat suatu hal/benda yang sebenarnya tidak ada / tidak nyata. Contoh narkoba yang meberi efek seperti ini adalah kokain dan LSD.
  2. Stimulan
    Efeknya mempercepat kerja jantung dan otak lebih dari biasanya. Pengguna narkoba jenis ini akan memiliki tenaga extra. Efek lainnya adalah si pengguna merasa lebih senang dan gembira untuk sementara waktu.
  3. Depresan
    Jenis narkoba ini memiliki sistem kerja dengan cara menekan sistem saraf pusat serta mengurangi aktifitas fungsional tubuh. Pengguna narkoba jenis ini akan merasakan efek tenang, tertidur / pingsan. Contoh Depresan adalah putaw.
  4. Adiktif
    Mengakibatkan pemakai memiliki sifat yang pasif, karena kandungan zat yang ada dalam narkoba yang tergolong jenis ini dapat memutuskan saraf otak. Mereka biasanya akan mengalami kecanduan. Pengguna biasanya akan selalu ingin dan ingin lagi mengkonsumsi narkoba jenis ini. Contohnya : ganja, heroin, putaw.

NArkotika (NApza)
Narkotika adalah zat sintetis maupun semi sintetis yang dihasilkan tanaman atau lainnya yang dapat berdampak pada penurunan atau perubahan kesadaran dan hilangnya rasa nyeri. Zat ini dapat menimbulkan ketergantungan pada penggunanya.
Adapun jenis-jenis narkotika adalah :

Morfin
Morfin berasal dari kata morpheus ( dewa mimpi ) adalah alkaloid analgesik yang sangat kuat yang ditemukan pada opium. Zat ini bekerja langsung pada sistem saraf pusat sebagai penghilang rasa sakit.

Cara penggunaannya :
Disuntikkan ke otot atau pembuluh darah.

morfin

Morfin

morfin_

Cara konsumsi Morfin

 

Heroin / Putaw
Heroin dihasilkan dari pengolahan morfin secara kimiawi. Akan tetapi, reaksi yang ditimbulkan heroin menjadi lebih kuat dari pada morfin itu sendiri, sehingga mengakibatkan zat ini sangat mudah menembus ke otak.

Cara penggunaannya :
Disuntikkan ke anggota tubuh ataupun bisa juga dengan cara dihisap.

Heroin

Heroin

 

Ganja / Kanabis / Marijuana
Ganja (Cannabis sativa syn. Cannabis indica) adalah tumbuhan budidaya yang menghasilkan serat, kandungan zat narkotika terdapat pada bijinya. Narkotika ini dapat membuat si pemakai mengalami euforia (rasa senang yang berkepanjangan tanpa sebab).

Tumbuhan ini telah dikenal manusia sejak lama, seratnya digunakan sebagai bahan pembuat kantung, dan bijinya digunakan sebagai bahan dasar pembuatan minyak.

Awalnya, tanaman ini hanya ditemukan di negara-negara beriklim tropis. Namun belakangan ini, di negara-negara beriklim dingin pun telah banyak membudidayakan tanaman ini, yaitu dengan cara dikembangkan di rumah kaca.

Cara penggunaanya :
Dipadatkan menyerupai rokok lalu dihisap.

Marijuana

Marijuana

Marijuana siap pakai

Marijuana siap pakai

 

Kokain
Kokain merupakan berasal dari tanaman Erythroxylon coca di Amerika Selatan. Biasanya daun tanaman ini dimanfaatkan untuk mendapatkan efek stimulan, yaitu dengan cara dikunyah. Kokain dapat memicu metabolisme sel menjadi sangat cepat.

Cara penggunaannya :
Dihirup atau sebagai bahan campuran rokok.

Kokain

Kokain

 

LSD atau Lysergic Acid / Acid / Trips / Tabs
LSD (Lysergic Acid Diethylamide), jenis narkotika yang tergolong halusinogen. Biasanya berbentuk lembaran kertas kecil, kapsul, atau pil.

Cara penggunaannya:
Diletakkan di lidah. Narkotika ini akan bereaksi setelah 30 s/d 60 menit kemudian, dan akan berakhir efeknya setelah 8 hingga 12 jam.

Lysergic Acid Diethylamide

Lysergic Acid Diethylamide

 

Opiat / Opium
Zat berbentuk bubuk yang dihasilkan oleh tanaman yang bernama papaver somniferum. Kandungan morfin dalam bubuk ini biasa digunakan untuk menghilangkan rasa sakit.

Cara Penggunaannya :
Penggunaan opiat adalah dengan cara dihisap.

Opium

Opium

 

Kodein (Codeine)
Sejenis obat batuk yang biasa digunakan / diresepkan oleh dokter, namun obat ini memiliki efek ketergantungan bagi si pengguna.

Cara penggunaannya :
Kodein merupakan hasil proses dari metilasi morfin. Cara penggunaannya dengan jalan dihisap.

Codeine

Codeine

 

Metadon (Methadone)
Seperti heroin, akan tetapi biasanya sudah berbentuk obat-obatan.

Cara penggunaannya :
Seperti mengkonsumsi obat, bisa diminum atau langsung ditelan

Methadone

Methadone

 

Barbiturat (Barbiturate)
Biasa digunakan sebagai obat tidur. Cara kerjanya mempengaruhi sistem syaraf.  Efek dari mengkonsumsi barbiturat dapat terlihat 3 hingga 6 jam.

Cara penggunaannya :
Karena bentuknya sudah menjadi obat-obatan, maka cara konsumsinya seperti mengkonsumsi obat-obatan (langsung telan)

Barbiturate

Barbiturate

Sebenarnya masih banyak lagi dari Napza, karena yang baru dibahas mimin Narkotikanya aja hehe.
Untuk lengkapnya bisa lihat di link ini

Dengan mengenal narkotika seperti diatas, mungkin sekarang kita jadi lebih tahu mengenai narkotika yang sebenarnya tidak disangka bahwa masuk kedalam kategori narkoba.
Mulai sekarang lebih hati-hati dan harus peka terhadap hal ini ya! Happiness without drugs! :D

 

Sumber : http://halosehat.com/farmasi/aditif/20-jenis-jenis-narkoba-gambar-efek-dampak-dan-pengertiannya

Penggabungan looping, kondisional if dan function

Pada postingan kali, saya akan membahas mengenai salah satu contoh penggabungan looping, kondisonal if dan function.
Dalam program yang mengacu pada kehidupan nyata, persoalan ini pasti ada dan banyak dilakukan.
Dan berikut adalah salah satu contoh kecil penggabung looping, kondisional if dan function.

Pertama-tama, buat project baru dan dan java file, lalu buat program pada main class.
Ketikkan program seperti dibawah ini :

1

2

Program di atas akan menghasilkan output seperti ini :
3

Yang perlu diperhatikan :

  1. Untuk membuat program diatas, diperlukan kondisi if yang ada pada looping.
  2. Yang perlu diperhatikan adalah jumlah karakternya, karena hal tersebut yang menentukan bisa menjadi seperti hasil diatas.
  3. Kondisi if diperlukan untuk membuat batas samping kanan dan kiri, yang ditentukan setiap karakter pertama dan karakter terakhir.
  4. Karakter pertama dan terakhir ditentukan juga dari jumlah looping yang dilakukan. Karena loopingnya sudah pasti, jadi menggunakan looping for.
  5. Untuk membuat batas samping kanan dan kiri menggunakan function yang nantinya akan dipanggil.

Jika sudah mengerti betul konsepnya, untuk batas yang ada pada kata “UTAMA” bisa dilakukan dengan kondisional if, akan tetapi untuk yang satu ini belum bisa saya lakukan karena saya pun masih mencoba untuk mengerti kedua hal ini hehe.

Looping pada Java

Apa itu Looping??
Looping atau Perulangan adalah melakukan perintah yang ada di dalam blok perulangan tersebut secara berulang – ulang sesuai dengan nilai yang ditentukan atau sampai mencapai sebuah batas tertentu dari sebuah perulangan tersebut.

Looping pada Java
Pengulangan yang ada pada Java ada 3, yaitu while, do-while dan for.

While
Perulangan while bekerja dengan cara apabila kondisi while itu terpenuhi atau bernilai true maka perulangan tersebut akan terus dilakukan sapai bernilai false.
looping_while

Script di atas ada “i++” itu adalah INCEREMENT ia akan menambah 1 nilai i secara terus menerus. ada juga yang di sebut DECREMENT, contoh : “i–” maka ia akan mengurangi 1 nilai i tersebut secara terus menerus. Decrement di atas digunakan untuk menambahkan nilai “i” agar mencapai nilai “5″ dan kemudian keluar perulangan. Jika kita tidak memberikan decrement maka perulangan tersebut tidak akan berhenti ( Infinity looping ).

 

Do-While
Do-while seperti while tetapi jika do-while minimal melakukan satu kali pekerjaan yang ada di dalam blok do-while tersebut. Do-while akan mengulang terus sampai while bernilai false.
looping_do-while

Script di atas akan mengasilkan “1″ meskipun while bernilai false. Do-While akan tetap melakukan pekerjaan satu kali, pengecekan berada di bagian bawah blok program.

 

For
For adalah bentuk pengulangan yang jumlah pengulangannya sudah ditentukan sebelumnya, dengan kata lain pengulangan blok dalam for sudah ditetukan sebelumnya.
looping_for

Penulisan for lebih singkat kara definisi variabel bisa dilakukan di dalam for tersebut, sehingga ia lebih sedikit dalam script yang digunakan dibandingkan dengan while dan do-while.

 

Penggabungan kondisi IF dan Looping
Pada pembelajaran sebelumnya, saya diminta untuk membuat deret bilangan 1, 2, 3, 3, 4, 7. Deret bilangan ini untuk membuatnya perlu menggunakan kondisional IF dan Looping.

Logika untuk mendapatkan deret tersebut adalah :
1. Deret di mulai dari angka 1
2. Angka pertama di tambah dengan 1, lalu jika hasil bagi dengan 2 sama dengan 0, maka angka yang sudah ditambah 1 tadi di kurang dengan 1, lalu hasil pengurangan tersebut di tambah dengan angka yang sudah di tambah 1.

Untuk membuat deret bilangan seperti itu, pertama-tama buatlah 2 variabel bilangan (disini saya membuat bil dan temp).
Setelah itu, buat looping (for) yang di dalamnya ada kondisional if.

loop_if

 

Variabel bil dan temp tipe datanya integer, dengan temp diisi dengan nilai 0.

Pada looping for tersebut, variabel bil di iniasi dengan nilai 1, di batasi sampai bernilai 4, dan perintah loopingnya adalah penambahan nilai 1 ke variabel bil jika kondisi true.

Pada kondisi if nya, jika hasil bagi variabel bil dengan 2 sama dengan 0, maka isi dari variabel bil di kurang 1 (operasi ini adalah nilai dari variabel temp). Lalu tampilkan variabel bil dan temp.

Dari script di atas, hasilnya akan seperti ini :
loop_if_2

 

Sumber : http://jintoples.blogspot.co.id/2012/12/perulangan-pada-java.html#.VlKvcPnhDIU

Tipe data pada Java

Sebelum memulai membuat program dengan Java, alangkah baiknya kita mengenal terlebih dahulu tipe data yang digunakan. Tipe data sendiri disini seperti integer, char, dll.

Tipe data pada bahasa pemrograman Java di bagi 2 macam, yaitu tipe data sederhana (dasar) dan tipe data referensi / bentukan (komposit).

Tipe data dasar
Tipe data dasar merupakan tipe data yang paling utama, yang tidak dapat diturunkan dari tipe data yang lain. Karenanya, tipe data dasar ini kadang dinamai tipe data primitif. Dalam tipe dasar ini, terdapat 8 jenis tipe dasar yang bisa dikategorikan menjadi empat macam kategori.

1. Kategori bilangan bulat

  • Tipe data byte, menggunakan 8-bit dengan selang -128 sampai 127. Tipe data ini sebaiknya digunakan dalam menangani byte asing dari suatu network atau file.
  • Tipe data short, menggunakan 16-bit dengan selang -32768 sampai 32767.
  • Tipe data int, menggunakan 32-bit dengan selang -2147483648 sampai 2147483647. Tipe yang paling sering digunakan, nilainya bisa mencapai triliyunan.
  • Tipe data long, menggunakan 64-bit dengan selang -9223372036854775808 sampai 9223372036854775807

2. Kategori bilangan pecahan (desimal)

  • Tipe data float, menggunakan 32-bit dengan selang 3.4E-038 sampai 3.4E+038. Tipe data ini merupakan tipe data dengan tingkat ketelitian cukup besar. Bisa digunakan dalam penghitungan suatu besaran yang membutuhkan ketelitian sepersepuluh.
  • Tipe data double, menggunakan 64-bit dengan selang 1.7E-308 sampai 1.7E+308. Tipe data ini juga memiliki tingkat ketelitian yang besar dan sangat cocok digunakan dalam penghitungan besaran trigonometri, akar perpangkatan, dsb.

3. Kategori karakter

  • Tipe data karakter (char) ini merupakan tipe data yang diambil dari karakter unicode, berupa huruf alfabet, angka, tanda baca, atau pun karakter spesial. Dalam menuliskannya juga membutuhkan single quote (‘ ‘). 

4. Kategori logika

  • Tipe data boolean ini hanya mempunyai dua nilai, yaitu benar (true) atau salah (false).

 

Tipe data bentukan (komposit)
Tipe data ini merupakan tipe data yang dibentuk dari beberapa tipe data dasar. Tipe data dasar ini dibuat dengan tujuan untuk mempermudah dalam proses pemrograman, mempermudah dalam menambah variabel, dan juga mempermudah dalam pengelompokkan data sehingga lebih teratur. Contoh dari tipe data bentukan (komposit) ini adalah String, Array.

1. Class
Kelas dapat didefiniskan sebagai cetak biru (blueprint) atau prototipe/kerangka yang mendefiniskan variabel-variabel (data) dan method-method (perilaku) umum dari sebuah objek. Dengan kata lain kelas adalah sebuah kesatuan yang terintegrasi antara method dan data yang mengacu pada suatu objek.
Dalam dunia permrograman, sebenarnya kelas tidak jauh berbeda dengan tipe data sederhana. Perbedaannya, tipe data sederhana digunakan untuk mendeklarasikan variabel ‘normal’, sedangkan kelas digunakan untuk mendeklarasikan sebuah variabel yang berupa objek. Variabel yang berupa objek ini sering disebut dengan referensi objek (object reference).
Pada saat kita membuat sebuah kelas baru. Sekali didefiniskan, maka tipe data baru ini dapat digunakan untuk membuat suatu objek dari tipe tersebut. Dengan kata lain, kelas adalah pola (template) untuk pembuatan objek, dan objek adalah wujud nyata (instance) dari sebuah kelas.

Contoh :
public Class Mahasiswa{public String nama;public int nrp;Mahasiswa(String a, int b){nama =a;nrp= b;}public void cetak (){System.out.println(“Nama : “+nama+” nrp : “+nrp);}}

Setelah kita membuat sebuah kelas, untuk menggunakannya maka kita harus membuat sebuah instance dari kelas tersebut. Berikut cara membuat objek dari kelas :

class Demo {public static void main(String[]args){Mahasiswa mhs;mhs = new Mahasiswa(“Rezki”,5211100048)}}

2. Array
Tipe data ini memiliki kemampuan untuk menggunakan satu variabel yang dapat menyimpan sebuah data list dan kemudian memanipulasinya dengan lebih efektif.
Sebuah array akan menyimpan beberapa item data yang memiliki tipe data sama didalam sebuah blok memori yang berdekatan yang kemudian dibagai menjadi beberapa slot.

3. Interface
Interface merupakan sekumpulan method yang hanya memuat deklarasi dan struktur method, tanpa detail implementasinya. Sedangkan detail dari method tersebut berada pada class yang mengimplementasikan interface tersebut. Interface digunakan bila Anda ingin mengaplikasikan suatu method yang spesifik, yang tidak diperoleh dari proses inheritance yang lebih terbatas. Tipe data yang boleh pada interface hanya tipe data konstan.

 

Sumber :
http://eskun.blogspot.co.id/2013/03/macam-macam-tipe-data-pada-java.html
http://www.abouteguh.com/mengenal-tipe-data-pada-pemrograman-java/

Membuat program “Hello World” Java pada Netbeans 8 di Windows

Pada kesempatan kali ini, saya akan menjelaskan cara membuat program paling sederhana di sebuah bahasa pemrograman, yaitu membuat program “Hello World”. Tidak hanya di bahasa pemrograman seperti Java, program Hello World ini sepertinya menjadi hal yang wajib dan mendasar untuk mencoba pertama kali bahasa pemrograman.

Setelah melakukan instalasi JDK, JRE dan IDE, sekarang saatnya mencoba apakah tools yang di instal berjalan dengan baik atau tidak. Program “Hello World” ini dibuat pada Netbeans.

Berikut cara membuat program nya :

1. Jalankan program Netbeans pada laptop / PC anda dengan cara klik 2x pada icon yang ada pada desktop atau pada start menu.

Screenshot (38)

Setelah klik 2x pada icon Netbeans seperti diatas, maka akan muncul tampilan berikut.

1

2. Tunggu sampai tampilan menjadi berubah seperti gambar di bawah ini. Klik icon yang ditandai berwarna merah.

2

 


3. Lalu pada window “New Project”, pilih “Java” pada box “Categories”, dan “Java Application” pada box “Projects”. Lalu klik “Next >”.

3

4. Beri nama file pada box “Project Name”, lalu klik “Finish”. Setelah itu tunggu beberapa saat.

4

5

 


5. Lalu akan masuk ke tampilan seperti dibawah ini. Kita hanya tinggal menginputkan :
System.out.println(“Hello World”);

Di bawah baris “public static void main(String[] args) {” yang sudah tersedia secara otomatis.

7

 


6. Setelah selesai, lalu jalankan program tersebut dengan cara klik icon yang ditandai warna merah di bawah ini, atau bisa juga dengan menekan tombol F6. Lalu tunggu beberapa saat.

7

7. Jika hasil (output) nya seperti di bawah ini, maka anda berhasil membuat program tersebut.

9

8

 

 

 

Sumber :
https://ardhiethebest.wordpress.com/2013/06/07/membuat-program-sederhana-hello-world-menggunakan-java-dan-netbeans-di-windows-7/
http://dwitya.blog.widyatama.ac.id/2015/09/16/tutorial-hello-world-java/

Instalasi JDK8, JRE8 dan IDE (Netbeans 8) pada Windows 10

Pada postingan sebelumnya, kita mengenal apa itu JDK, JRE, IDE dan JVM. Pada postingan kali ini, saya akan membahas mengenai tata cara instalasi JDK, JRE dan IDE pada versi Windows terbaru yang rilis tahun 2015 ini, yaitu Windows 10. JDK dan JRE yang digunakan adalah versi 8, dan untuk IDE nya saya menggunakan Netbeans 8.

Adapun rekomendasi hardware nya adalah :
Windows :
64bit
Processor : Minimum setara dengan Intel Pentium 2 266 Mhz
Disk Space : 181 MB (1 GB cukup)
RAM : 128 MB

32bit
Processor : Minimum setara dengan Intel Pentium 2 266 Mhz
Disk Space : <500 MB (1GB cukup)
RAM : 128 MB

Untuk lebih jelasnya ke link berikut :
http://www.oracle.com/technetwork/java/javase/certconfig-2095354.html

Sebelum memulai, software JDK, JRE dan IDE bisa di download pada link di bawah ini :
JDK + IDEhttp://www.oracle.com/technetwork/articles/javase/jdk-netbeans-jsp-142931.html
atau
JDKhttp://www.oracle.com/technetwork/java/javase/downloads/jdk8-downloads-2133151.html
JREhttp://www.oracle.com/technetwork/java/javase/downloads/jre8-downloads-2133155.html

Setelah semua di download, pastikan software yang anda download adalah complete. Maksudnya, lihat file size nya dengan detil. Bisa saja karena internet tidak bagus, download nya langsung selesai dengan file size ala kadarnya.

Instalasi JDK (include IDE Netbeans dan JRE)
1. Anda bisa memilih mau yang JDK+IDE atau JDK saja. Kalau saya sendiri menyarankan yang JDK+IDE agar pekerjaan dilakukan satu kali. Di bawah ini adalah untuk JDK+IDE, langkahnya tidak jauh berbeda dengan yang JDK saja. Jalankan software JDK yang sudah di download dengan cara klik 2x pada nama software tersebut, maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini.

1
2. Tunggu beberapa saat sampai tampilannya berubah seperti di bawah ini.

2

Jika sudah pada tampilan ini, langsung klik “Next >” saja. Kalau anda belum pernah instal JDK, maka tidak akan muncul notice seperti diatas. Karena saya sebelumnya sudah instal JDK, maka muncul lah notice tersebut. Abaikan saja notice nya hehe

3. Pada tampilan ini, pilih checkbox “I accept …….”, lalu klik “Next >”. Tampilan ini menanyakan anda apakah JUnit (Java Unit Testing Framework) mau di instal atau tidak. Tentu saja di instal.

3

 

 

4. Pilih path / direktori tempat IDE Netbeans dan JDK di instal. Ubah sesuai kondisi laptop / PC atau sesuka anda. Jika tidak ingin diubah, maka klik “Next >”.

4

 

 

5. Pada tampilan ini, anda bisa memilih uncheck pada checkbox “Check for Updates” atau tidak. Kalau sudah ditentukan, lanjut klik “Next >”.

5

 

 

6. Lalu tunggu (lagi), karena ini adalah proses instalasinya. Prosesnya cukup memakan waktu lama, jika spesifikasi hardware anda dibawah rekomendasi, bisa jadi memakan waktu cukup lama. Rata-rata 20 menit untuk spesifikasi hardware yang sama persis dengan rekomendasi.

6

 

 

7. Setelah lama menunggu, maka akan muncul tampilan di bawah ini. Anda bisa check atau uncheck pada checkbox “Contribute to the Netbeans . . . .” atau tidak, tergantung pilihan anda. Jika sudah ditentukan, klik “Finish”.

7

 

 

8. Instalasi JDK dan IDE (include JRE) nya akhirnya selesai. Setelah ini, buka Command Prompt dengan menekan tombol Windows+R (RUN), lalu ketikkan “cmd” tanpa petik, lalu enter. Ketikkan pada cmd nya “javac”, jika tampilannya seperti gambar di bawah, maka kita harus menambahkan path pada “Environment Variables” di OS Windows kita.

8      9

 

 

9. Masuk ke window seperti dibawah. Caranya bisa dengan menekan kombinasi tombol di keyboard, yaitu Windows+PauseBreak, atau pada klik kanan pada “This PC”, dan pilih “Propersties”. Jika sudah masuk window ini, klik “Advance system settings” (yang di beri tanda merah).

10

 

 

10. Lalu pada window “System Properties”, pilih tab “Advance”, lalu klik “Environment Variables …”

11

11. Pada window “Environment Variables”, lihat ke box “System variables”, cari “Path”, lalu klik “Edit…”.

12

12. Buka Windows Explorer atau tekan kombinasi tombol pada keyboard Windows+E, masuk ke path / direktori Java terinstall. Jika sudah masuk, salin alamat yang ada pada Address Bar ke Window “Edit System Variable”. Sebelum di paste pada box “Variable value”, beri tanda semicolon (;) pada akhir baris path nya.

Screenshot (37)

13

 


13. Setelah itu akan kembali ke window “Environment Variables” lalu klik “OK”, dan juga akan kembali ke window “System Properties” dan klik “OK” juga. Lalu buka lagi “Command Prompt” yang baru dengan cara yang sama, dan ketikkan lagi “javac”. Jika tampilannya sudah seperti di bawah ini, maka anda sudah berhail menginstal JDK beserta IDE (Netbeans) dan JRE nya.

16

Sekian, jika ada yang kekurangan pada step-step atau ada step yang salah mohon maaf dan tolong komentar di bawah ini. Terima kasih

Sumber :
http://www.carania.com/2015/02/cara-mudah-install-netbeans.html

Habis instal JDK, JRE dan IDE mau langsung dicoba? Kesini aja!
http://natery.blog.widyatama.ac.id/2015/09/16/membuat-program-hello-world-java-pada-netbeans-8-di-windows/

Pengertian JVM, JDK, JRE dan IDE pada Java

Seperti yang ada pada judul, pada postingan kali ini saya akan membahas mengenai cara instalasi JDK, JRE dan IDE Java. Sebelum memulai instalasi, ada juga yang namanya JVM. Jadi, apa yang di maksud dengan JDK, JRE, IDE dan JVM?

JDK (Java Development Kit)
JDK adalah Perangkat lunak yang digunakan untuk melakukan proses kompilasi dari kode java ke bytecode yang dapat dimengerti dan dapat dijalankan oleh JRE (Java Runtime Envirotment). JDK wajib terinstall pada komputer yang akan melakukan proses pembuatan aplikasi berbasis java, namun tidak wajib terinstall di komputer yang akan menjalankan aplikasi yang dibangun dengan java.

JRE (Java Runtime Environment)
JRE adalah perangkat lunak yang digunakan untuk menjalankan aplikasi yang dibangun menggunakan java. Versi JRE harus sama atau lebih tinggi dengan JDK yang dugunakan untuk membangun aplikasi java.

IDE (Integrated Development Environment)
IDE adalah perangkat lunak yang digunakan untuk membangun perangkat lunak yang lain. Contohnya Netbeans, Eclipse, dll (Kali ini saya menggunakan Netbeans). Netbeans IDE dapat digunakan untuk membangun perangkat lunak berbasis J2SE, J2EE, J2ME, JavaFX, PHP, C/C++. Ruby, Groovy dan Python.

JVM (Java Virtual Machine)
JVM adalah inti dari Bahasa Java. JVM berfungsi untuk mengubah bahasa program yang kawan buat menjadi bahasa mesin, Karena bahasa java adalah bahasa pemrograman tingkat tinggi atau mendekati bahasa manusia maka dibutuhkan pengkonversi ke bahasa mesin. JVM mampu menerjemahkan program yang kawan buat ke hampir semua platform. “write once, run everywhere” itulah slogan dari bahasa pemrograman java karena adanya JVM.

Kesimpulannya :
- JVM ada di dalam JRE dan JDK.
- JRE untuk “Menjalankan” program Java.
- JDK untuk “Mengkompilasi” program Java.
- NetBeans IDE untuk “Membuat” program Java.

Setelah mengetahui apa itu JDK, JRE, JVM dan IDE, mari kita lanjut ke Instalasi yuk!
Klik link berikut : http://natery.blog.widyatama.ac.id/2015/09/16/instalasi-jdk8-jre8-dan-ide-netbeans-8-pada-windows-10/

 

Sumber :
http://www.icaksama.com/2015/03/pengertian-program-java-jdk-jvm-dan-netbeans-ide/

Perbedaan dan keunggulan bahasa pemrograman Java

Perbedaan Java dengan bahasa pemrograman lain
Java dirancang untuk menjadi bahasa yang sederhana, meminimalkan kesalahan, namun tetap tangguh. Itu lah yang membedakannya dengan bahasa pemrograman yang lain. Suatu aplikasi Java ditulis dalam bahasa Java dan memanfaatkan Java API (Application Programming Interface). Java API berisi koleksi class-class siap pakai yang mempermudah dalam penulisan aplikasi.

Perbedaan Java dengan C++
Aplikasi ini juga hampir mirip dengan C++ dalam hal syntax perintahnya, namun tetap saja Java tidaklah sama dengan C++. Adapun perbedaan antara Java dengan C++ adalah :

  • Pada Java, manajemen memory dinamis dan pointer dilakukan secara otomatis. Pada C++ pemrograman melakukan sendiri alokasi dan dealokasi memory. Otomatisasi ini menghilangkan kemungkinan bagi penggunaan pointer yang dapat merusak kestabilan program dan system operasi.
  • Java tidak mengenal multiple inheritance seperti pada C/C++. Multiple Inheritance membingungkan dan berakibat pada sulitnya pembuatan aplikasi dan compiler. Sebagai ganti yang lebih baik, Java menggunakan interface.
  • Java merupakan bahasa OOP murni sedangkan C++ adalah bahasa OOP hybrid.
  • Java menggunakan model Exception dalam menangani kesalahan program.
  • Java tidak mempergunakan compiler-directive pada source code.
  • Java memiliki fasilitas garbage-collector yang bekerja secara otomatis untuk menjamin ketersediaan memori dengan membebaskan memori yang tidak terpakai.
  • Java sangat portable baik pada file sumbernya maupun hasil kompilasinya, sedangkan C++ hanya portable pada level kode sumbernya saja.
  • Spesifikasi bahasa dan implementasi Java sudah ditetapkan dan tidak mengikuti suatu mesin atau platform tertentu, C++ sangat tergantung pada mesin dan platform yang akan digunakan.

Java-vs-C

 

Keunggulan Java
Yang membuat Java berbeda dengan bahasa pemrograman yang lain adalah karena Java mempunyai beberapa keunggulan yang memang mutlak bisa di jadikan pertimbangan dalam menggunakan bahasa Java ini. Berikut beberapa keunggulan Java :

  • Multiplatform. Kelebihan utama dari Java ialah dapat dijalankan di beberapa platform / sistem operasi komputer, sesuai dengan prinsip tulis sekali, jalankan di mana saja. Dengan kelebihan ini pemrogram cukup menulis sebuah program Java dan dikompilasi (diubah, dari bahasa yang dimengerti manusia menjadi bahasa mesin /bytecode) sekali lalu hasilnya dapat dijalankan di atas beberapa platform tanpa perubahan. Kelebihan ini memungkinkan sebuah program berbasis java dikerjakan diatas operating system Linux tetapi dijalankan dengan baik di atas Microsoft Windows. Platform yang didukung sampai saat ini adalah Microsoft Windows, Linux, Mac OSdan Sun Solaris. Penyebanya adalah setiap sistem operasi menggunakan programnya sendiri-sendiri (yang dapat diunduh dari situs Java) untuk meninterpretasikanbytecode tersebut.
  • OOP (Object Oriented Programming – Pemrogram Berorientasi Objek) yang artinya semua aspek yang terdapat di Java adalah Objek. Java merupakan salah satu bahasa pemrograman berbasis oebjek secara murni. Semua tipe data diturunkan dari kelas dasar yang disebut Object. Hal ini sangat memudahkan pemrogram untuk mendesain, membuat, mengembangkan dan mengalokasi kesalahan sebuah program dengan basis Java secara cepat, tepat, mudah dan terorganisir. Kelebihan ini menjadikan Java sebagai salah satu bahasa pemograman termudah, bahkan untuk fungsi fungsi yang advance seperti komunikasi antara komputer sekalipun.
  • Perpustakaan Kelas Yang Lengkap, Java terkenal dengan kelengkapan library/perpustakaan (kumpulan program program yang disertakan dalam pemrograman java) yang sangat memudahkan dalam penggunaan oleh para pemrogram untuk membangun aplikasinya. Kelengkapan perpustakaan ini ditambah dengan keberadaan komunitas Java yang besar yang terus menerus membuat perpustakaan-perpustakaan baru untuk melingkupi seluruh kebutuhan pembangunan aplikasi.
  • Bergaya C++, memiliki sintaks seperti bahasa pemrograman [C++] sehingga menarik banyak pemrogram C++ untuk pindah ke Java. Saat ini pengguna Java sangat banyak, sebagian besar adalah pemrogram C++ yang pindah ke Java. Universitas-universitas di Amerika juga mulai berpindah dengan mengajarkan Java kepada murid-murid yang baru karena lebih mudah dipahami oleh murid dan dapat berguna juga bagi mereka yang bukan mengambil jurusan komputer.
  • Pengumpulan sampah otomatis, memiliki fasilitas pengaturan penggunaan memori sehingga para pemrogram tidak perlu melakukan pengaturan memori secara langsung (seperti halnya dalam bahasa C++ yang dipakai secara luas).

 

Sumber :
- http://www.priawadi.com/2012/06/perbedaan-java-dan-c.html
http://agungekacandra.blogspot.co.id/2014/09/pengertian-java-html.html