Daily Archives: September 23, 2015

Tipe data pada Java

Sebelum memulai membuat program dengan Java, alangkah baiknya kita mengenal terlebih dahulu tipe data yang digunakan. Tipe data sendiri disini seperti integer, char, dll.

Tipe data pada bahasa pemrograman Java di bagi 2 macam, yaitu tipe data sederhana (dasar) dan tipe data referensi / bentukan (komposit).

Tipe data dasar
Tipe data dasar merupakan tipe data yang paling utama, yang tidak dapat diturunkan dari tipe data yang lain. Karenanya, tipe data dasar ini kadang dinamai tipe data primitif. Dalam tipe dasar ini, terdapat 8 jenis tipe dasar yang bisa dikategorikan menjadi empat macam kategori.

1. Kategori bilangan bulat

  • Tipe data byte, menggunakan 8-bit dengan selang -128 sampai 127. Tipe data ini sebaiknya digunakan dalam menangani byte asing dari suatu network atau file.
  • Tipe data short, menggunakan 16-bit dengan selang -32768 sampai 32767.
  • Tipe data int, menggunakan 32-bit dengan selang -2147483648 sampai 2147483647. Tipe yang paling sering digunakan, nilainya bisa mencapai triliyunan.
  • Tipe data long, menggunakan 64-bit dengan selang -9223372036854775808 sampai 9223372036854775807

2. Kategori bilangan pecahan (desimal)

  • Tipe data float, menggunakan 32-bit dengan selang 3.4E-038 sampai 3.4E+038. Tipe data ini merupakan tipe data dengan tingkat ketelitian cukup besar. Bisa digunakan dalam penghitungan suatu besaran yang membutuhkan ketelitian sepersepuluh.
  • Tipe data double, menggunakan 64-bit dengan selang 1.7E-308 sampai 1.7E+308. Tipe data ini juga memiliki tingkat ketelitian yang besar dan sangat cocok digunakan dalam penghitungan besaran trigonometri, akar perpangkatan, dsb.

3. Kategori karakter

  • Tipe data karakter (char) ini merupakan tipe data yang diambil dari karakter unicode, berupa huruf alfabet, angka, tanda baca, atau pun karakter spesial. Dalam menuliskannya juga membutuhkan single quote (‘ ‘). 

4. Kategori logika

  • Tipe data boolean ini hanya mempunyai dua nilai, yaitu benar (true) atau salah (false).

 

Tipe data bentukan (komposit)
Tipe data ini merupakan tipe data yang dibentuk dari beberapa tipe data dasar. Tipe data dasar ini dibuat dengan tujuan untuk mempermudah dalam proses pemrograman, mempermudah dalam menambah variabel, dan juga mempermudah dalam pengelompokkan data sehingga lebih teratur. Contoh dari tipe data bentukan (komposit) ini adalah String, Array.

1. Class
Kelas dapat didefiniskan sebagai cetak biru (blueprint) atau prototipe/kerangka yang mendefiniskan variabel-variabel (data) dan method-method (perilaku) umum dari sebuah objek. Dengan kata lain kelas adalah sebuah kesatuan yang terintegrasi antara method dan data yang mengacu pada suatu objek.
Dalam dunia permrograman, sebenarnya kelas tidak jauh berbeda dengan tipe data sederhana. Perbedaannya, tipe data sederhana digunakan untuk mendeklarasikan variabel ‘normal’, sedangkan kelas digunakan untuk mendeklarasikan sebuah variabel yang berupa objek. Variabel yang berupa objek ini sering disebut dengan referensi objek (object reference).
Pada saat kita membuat sebuah kelas baru. Sekali didefiniskan, maka tipe data baru ini dapat digunakan untuk membuat suatu objek dari tipe tersebut. Dengan kata lain, kelas adalah pola (template) untuk pembuatan objek, dan objek adalah wujud nyata (instance) dari sebuah kelas.

Contoh :
public Class Mahasiswa{public String nama;public int nrp;Mahasiswa(String a, int b){nama =a;nrp= b;}public void cetak (){System.out.println(“Nama : “+nama+” nrp : “+nrp);}}

Setelah kita membuat sebuah kelas, untuk menggunakannya maka kita harus membuat sebuah instance dari kelas tersebut. Berikut cara membuat objek dari kelas :

class Demo {public static void main(String[]args){Mahasiswa mhs;mhs = new Mahasiswa(“Rezki”,5211100048)}}

2. Array
Tipe data ini memiliki kemampuan untuk menggunakan satu variabel yang dapat menyimpan sebuah data list dan kemudian memanipulasinya dengan lebih efektif.
Sebuah array akan menyimpan beberapa item data yang memiliki tipe data sama didalam sebuah blok memori yang berdekatan yang kemudian dibagai menjadi beberapa slot.

3. Interface
Interface merupakan sekumpulan method yang hanya memuat deklarasi dan struktur method, tanpa detail implementasinya. Sedangkan detail dari method tersebut berada pada class yang mengimplementasikan interface tersebut. Interface digunakan bila Anda ingin mengaplikasikan suatu method yang spesifik, yang tidak diperoleh dari proses inheritance yang lebih terbatas. Tipe data yang boleh pada interface hanya tipe data konstan.

 

Sumber :
– http://eskun.blogspot.co.id/2013/03/macam-macam-tipe-data-pada-java.html
– http://www.abouteguh.com/mengenal-tipe-data-pada-pemrograman-java/